By Dony on Sunday, 04 June 2017
Category: Diary

The Essence of Happiness

"Kebahagiaan"

 

Kebahagiaan terkadang tak bisa kita capai, lalu apa definisi dari kebahagiaan itu??? kemarin sehabis sholat ashar aq sedikit berbincang dengan temanku menanyakan sebuah harapan yang entah dapat tercapai atau tidak, yang pasti dari pembicaraan yang lumayan serius tapi santei itu terdapat banyak pelajaran yang dapat saya petik.

Sebelum masuk ke definisi kebahagiaan saya bertanya tentang apa itu cinta dan cara mendapatkannya maklum temanku akan menikah minggu ini. lalu dia menjawab bahwa cinta itu bukan berarti memiliki tapi harus kita perjuangkan dan blablabla (forget) lalu setelah beberapa pembicaraan dia mengatakan apakah kamu akah bahagia apabila bersama dia lalu saya menjawab ya dan lalu dia bertanya: "Apakah kamu tidak akan bahagia apabila tidak bersama dia?" lalu aku pun menjawab: "Ya". Dia berkata berarti kebahagiaanmu bersyarat hah akupun tersentak dengan pernyatannya lalu aq bertanya apakah kebahagiaan itu tidak harus bersyarat lalu diapun menjawab: "ya". lalu kita pun duduk dan berbincang dibawah naungan pohon(tadi pas lagih jalan sepulang dari mesjid menunaikan sholat ashar).

Dia pun menjelaskan kebahagiaan itu jangan bersyarat sehingga dia manganalogikan seperti handphone apabila kita ingin membeli handphone seharga 2.000.000 tapi kita hanya memiliki uang 1.000.000 maka kita tidak akan bahagia karena handphone itu tidak dapat kita beli karena kita tidak dapat memilikinya (saya pikir analoginya sama seperti kita harus memiliki wanita (maksutnya hatinya)).

Dari paragraf diatas maka akan timbul definisi kedua yaitu masalah lalu apa masalah itu. masalah adalah sesuatu yang membuat kesenjangan yaitu ketika kita menginginkan sesuatu tapi tidak dapat kita capai maka akan timbul kesenjangan artinya antara yang kita inginkan dan kenyataanya. jadi ketika kita ingin membeli handphone namun kita tidak dapat membelinya maka akan terjadi kesenjangan antara kenyataan bahwa kurang uangnya dan yang kita inginkan sehingga terjadi masalah.

So apakah kita bisa menghilangkan masalah jawabannya adalah kita hanya bisa mengurangi alias meminimalisasi (jangan mengatakan meminimalisis karena itu bahasa yang salah) caranya dengan mengurangi mimpi kita pasa waktu itu misalnyya kita ingin membeli handphone yang seharga 2.000.000 tadi pada waktu itu tapi kita hanya memiliki 1.000.000 maka kita cari yang seharga apa yang ada pada kenyataannya yaitu sejuta tadi.

Kembali ke arti kebahagiaan dan masalah jadi kita harus mendapatkan kebahagiaan tanpa ada syarat yang dapat menyebabkan masalah pusing yah sama si gwe juga. Jadi apabila kita ingin bahagia jangan mengharapkan apa yang tidak dapat kita raih misalnya seorang wanita.

 

Wallahu A’lam Bish-Shawab

Leave Comments